Saya pribadi dari kecil selalu merasa diajari untuk menjadi orang yang sederhana. Sejak SD, pelajaran PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) selalu mengajari saya untuk menjadi manusia yang rajin mengikuti kerja bakti setiap hari jumat, tidak menyalakan radio keras-keras karena bisa mengganggu tetangga. Belakangan saya agak ngerasa, jangan-jangan pribadi gua dulu dibangun dari buku itu. Apapun itu, belakangan ini bisa saya pastiin pelajaran agar rajin mengikuti kerja bakti dan jangan menyetel radio keras-keras itu sebagian besar gagal. Sampel-nya tentu saja hanya dari lingkungan sekitar saya, kurang lebih o,001% dari jutaan orang di Indonesia.
Setiap orang diciptakan unik dan berbeda, tapi karakter suatu bangsa bisa diidentifikasikan dari berbagai hal. Setiap jiwa orang Indonesia pasti berbeda , tak ada yang persis sama. Tapi ternyata sebagian besar bangsa indonesia mempunyai pola pikir yang sama. Kesimpulan tadi saya tarik dari selera pasar orang Indonesia. Orang-orang Indonesia pada umumnya bisa menyukai satu hal yang sama pada saat yang bersamaan, dan pada saat yang sama juga bisa meninggalkan hal tersebut.
Media massa kadang bagi saya adalah suatu "kaca pembesar watak orang Indonesia". Kaca pembesar bisa membesarkan citra sesuatu, tapi hanya bagian yang kecil saja. Itulah yang media massa lakukan, bedanya mereka punya banyak kaca pembesar dan sangat memilih dalam membesar-sebarkan sesuatu.
Bisa jadi orang ini hanya cuap-cuap..
Preambul: Note sepanjang ini bukan sekedar menceritakan kisah hidup saya. Jadi walaupun panjang, tapi bukan tentang saya semua kok.
Waktu dulu SD kelas 6, saya sama temen2 sering ngobrolin hal-hal tentang SMP. Dulu saya sama temen2 sering ngehayalin gimana rasanya jadi anak SMP, sambil ngeri pas EBTANAS nanti kaya gimana. Tapi akhirnya lulus2 aja. Setelah masuk SMP, khayalan2 pas SD dulu itu ya gitu2 aja.
Trus pas uda masuk masa akhir SMP. Kita ngehayalin gimana kerennya jadi anak SMA, gimana rasanya pacaran masa-masa SMA. Bebas maen kemana aja, pake celana panjang warna abu2/biru tua (you name it). Dan akhirnya alhamdulillah lulus SMP, dan masuk SMA. Khayalan2 pas SMP pun ya gitu2 aja. Tapi bedanya, masa-masa SMA lebih wah. (Walaupun bagian cerita saya mah 'wah' tapi 'noir' :p)
Yah, generally orang bilang masa-masa SMA itu yang ga bisa diulang lagi, (trus buat yang SMA nya ngulang gimana ya? :P). Dan akhirnya masa-masa SMA pun bergulir begitu saja, tentu dengan kenangan-kenangan yang lebih 'ngena' dibanding kenangan2 SMP dan SD.
Masa-masa akhir SMA dulu dibayangin kengerian ga lulus Ujian Akhir Nasional. Banyak sekali isu-isu beredar soal UAS dan kengerian2nya. Tapi ternyata ya berjalan begitu saja. ( UASnya ya yang berjalan begitu saja..). Selain dan setelah UAS, saya dipusingkan lagi dengan pilihan-pilihan kuliah yang artinya penentuan jalan hidup saya. kurang lebih 2-3 bulan nganggur atau bimbel.
Disini lebih beda. Pilihan-pilihan kita ini adalah kupon akumulasi usaha-usaha kita menempuh wajib belajar 9 tahun dan masa-masa SMA, plus masa vakum 3 bulan pasca UAS itu. Singkat cerita, luluslah saya dengan pilihan yang dipilih oleh ayah saya. Yang untungnya waktu itu ya ngga jauh2 banget dari interest saya, komunikasi. Saya berdoa masuk FIKOM, dan kini dapat ILKOM. Tahun pertama rasa sesal begitu menumpuk mengingat yang kita pelajari 70% itu mata kuliah dasar & umum. Istilahnya mah, SMA kelas 4. Perasaan ingin pindah pun makin kuat,tapi ternyata saya enggan mengulang SPMB, dan komputer ternyata cocok untuk saya. Saya paksa untuk suka programming dan matematika.
Di tahun pertengahan kuliah ini. Bukan kaya dulu SMA,SMP, dan SD yang baru repot ngebayangin gimana langkah selanjutnya. Di pertengahan kuliah ini saya uda bingung ngebayangin langkah saya selanjutnya, langkah kita selanjutnya. Gawai, kerja, rodi, cari nafkah, implementasi ilmu, ga nganggur. Orang banyak sekali bilang, lapangan pekerjaan lulusan komputer itu luas sekali. Bertambahlah pilihan-pilihan itu. Orang bilang, lulusan komputer itu pasti gampang cari kerja.
Saya juga sadar, karena memang iya, teknologi informasi lagi gencar2nya, dan saya hidup di era informasi. Tapi pilihan yang banyak itu ngga ngejamin saya dapat kerjaan yang cocok sama saya. Atau mungkin kejadiannya bakal sama kaya saya masuk ILKOM?
Lalu,Apa itu kerja? Di perkuliahan banyak dosen yang nyaranin mahasiswanya untuk tidak berorientasi pada nilai, tapi pada proses dan hasil akhir pekerjaan kita. Trus Kalau di pekerjaan gimana, apa yang harus kita orientasikan? Bagaimana melamar kerja? Apa guna IPK kita? Apa guna universitas tempat kita dapat wisuda dan difoto pakai toga? Apa beda teman kuliah dan teman kerja? Apa yang terjadi kalau kita nganggur selama 7 bulan? Gimana kalau kita bernasib sama layaknya jurusan pertanian yang berakhir di bank? Haruskah kita idealis mempertahankan keahlian bidang kita, walaupun lapangan pekerjaan yang tersisa jauh dari bidang kita?
semua sebenarnya bisa dijawab dengan begiiituuuuuu gampang. " Berdoa aja sama Allah, dan berusaha.. kalo emang niat dan emang rejekinya pasti dapet yang pas ko".
Dan terimakasih banyak kalo ada yang komen notes ini dengan menyalin jawaban di atas. :p
Bung & nyonya,setelah kita mengeluh dan bertanya-tanya tentang pekerjaan. Kelak setelah kita dapat pekerjaan itu, kita nanti akan sibuk mengeluh dan bertanya-tanya soal melamar istri, dan pernikahan. Insya allah. ;)
Jadi inilah, mungkin, beberapa macam siklus hidup manusia indonesia pada umumnya.
lahir-->balita-->TK-->WajibBelajar 9 tahun-->SMA-->Kuliah-->Kerja-->Nikah-->Karir-->Masa tua.
lahir-->balita-->TK-->WajibBelajar 9 tahun-->SMA-->Kuliah&Kerja-->Nikah-->Karir-->Masa tua.
lahir-->balita-->WajibBelajar 9 tahun-->SMA-->Kerja-->Nikah-->Karir-->Masa tua.
lahir-->balita-->WajibBelajar 9 tahun-->SMA-->Nikah-->Kerja-->Masa tua.
lahir-->balita-->Muda-->Kerja-->Nikah-->Masa tua.
(Tanpa maksud menyindir atau merendahkan. )
So guys, ada yang punya bayangan jelas mu kerja dimana dan kaya gimana?Atau ada yang siap nikah aja? :p
Yup, akhirnya laptop zyrex-ku (the first indonesian PC) bisa juga menjalankan linux dan windows bersamaan. Setelah belasan kali install berbagai macam distro linux, berkali-kali mengutuk laptop buatan Indonesia, dan terus menerus berharap.
Satu..dua..tiga!
Finally, after watch a lot of korean movies,I met the real hanggook(korean people). They are Rain(i'm not kidding) and Shin. They,along with 22 hanggook,came to Subang for a volunteer works at SMANSA. They did a good job,they've stayed for one week. And this night they held a farewell party at SMANSA. After the farewell party,mereka home visit ke rumah2 org indonesia. Terus Rain sama Shin kebagian home visit ke rumah anggi..^^
then,anggi told me to help her talk with these hanggook guys. When I met them, I realized, their english was not so good. (just like us!^^)
but,we didnt do tarzan language..
They are college students,Rain is 25 and Shin one year younger. Rain major is mechanical engineering,and shin is accounting..
I talk with them about lot of things.
Cultural things:
# ternyata setelah seminggu di subang, 2 orang hanggook ini belum tau kalo mereka berada di daerah sundanese.. dan baru tau bahasa sunda itu bahasa daerah di sini..
# ternyata mereka juga punya bermacam suku bangsa. Cuma,kalo di kita yang ngebedain bisa sampe kulit dan bahasa (walau kadang banyak yang masih satu rumpun), di mereka suku2 bangsa itu satu bahasa, cuma beda dialek aja..
# Rain, waktu ditanyain agamanya apa, dia rada susah ngejawab, ternyata dia ga punya agama. dan "shin" dia kristen.. Tersu mereka cerita kalo agama mereka di korea udah hilang 200 tahun yang lalu, dengan keterbatasan english mereka, ya cuma itu yang bisa gua tangkep.
# Hal2 yang nonmuslim biasa sering tanyakan, hijab wanita, anggi kan pake hijab.. mereka nanyain hijab itu ke anggi.. dan kami bingung mengartikan kata "aurat" ke bahasa inggris^^..maka kami simpulkan kalo itu sudah menjadi hukum islam.. dan permpuan yang udah baligh yang wajib pake hijab. yang belum sih engga..
food thing:
# Mereka bilang kalo hanggook itu suka makanan pedas, inilah satu kesamaan dengan orang indonesia, khususnya orang sumatera..
kimchi(gimchee):____________________________________________________
terong balado:
____________________________________________________________________
Bulgogi:____________________________________________________
Sapi lada hitam:
____________________________________________________________________
Gimchee itu setau gua bahan utamanya kol (chinese cabbage) sama merica (PAPER)!!
Kalo terong balado, cabe merah dan terong (lah..). Nah bulgogi.. keliatan kaya daging sapi yah? mirip lagi sama sapi lada hitam nya yang sering kita temuin di indonesia..
#tentang minuman.. seperti yang biasa kita liat di film2 korea, liquor ato beer itu sudah sangat lazim disana, makanya warung minuman keras yang biasanya jualan ramen juga, sangat sering ditemui di korea. Nah..kalo di indonesia(Jawa dulu lah..)?? Ada banyak gitu warung nasi goreng cs. yang ngejual beer juga? kalo pun ada, pasti nyumput2 kan? Nah, kalo di sana emang ada banyak.. Rain juga dengan rada malu2 ngaku kalo dia suka minum beer. Padahal itu gua tanyain dulu baru dia ngaku..^^ dia juga langsung nanyain gua kalo gua suka minum beer ato engga..
duhh..secara ada anggi dan her family di sana.. gua bingung dong! Ya gua bilang aja engga, muslim ga boleh minum alkohol.. hehey.. (padahal...) (ya pernahlah...^^)
teknologi:
#Yang gua baca di koran ,korea itu termasuk negara yang warganya paling banyak menggunakan internet ,sedunia. Soalnya mereka punya koneksi internet yang cepet banget! waktu gua tanya soal internet, mereka bilang warga di sana uda terbiasa sama internet.
#waktu gua tanya seberapa cepet mereka download 10MB.. mereka ngobrol2 dulu, trus jawab.. "emmm..about 2 seconds.." 2 SECONDS! Trus pas gua tanya, kalo 1GB? mereka ngobrol2 lagi terus jawabnya.. "emm...about 2 minutes!".. well, gua tau mereka cuma pake prediksi.. tapi kalo prediksi ngasalnya aja uda segitu, gimana aslinya?? (emang masih ada faktor lain yang bikin download jadi cepet, kalo servernya deket dan lagi kosong, koneksi lambat pun bisa ngedownload cepet)
#yang gua baca di artikel lagi , korea uda punya 4G, ini langsung gua tanyain ke mereka..
mereka bilang, emang mereka pernah denger 4G di korea, tapi hape mereka masih 3G..^^
#mereka mau ngejelasin ttg video call (tapi kaya ke orang suku pedalaman)
Rain: eerr...you can see your friend face on the phone..
gua: yaa! video call..
Ran&Shin: ya..! ya..! video call..
(up next..)